Suara-Suara

Putri Sari Dewi


  • Sejak biasa pada suara
    desing
    bising
    pusing

    Kala bunyi telah dekat dengan abai
    Pekik sekadar cicit
    kebal ingar bingar

    dusta-dusta kepada sepasang daun telinga
    indera pendengaran menganggur
    Baris satu hingga sepuluh ambil alih

    iris saja
    gigi dan kuku kais tanah liat bergantian 
    Iris saja
    darah-darah menetes kewalahan

    kubur sepasang telinga yang menolak suara-suara

    Pekanbaru, 10 Januari 2018

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KKN, Potret Buram Tujuan Pengabdian

Guna-Guna

MatoaKita, Gerakan Separatisme, Ya?